Salah satu jenis minyak
atsiri yang dapat diproduksi di Indonesia adalah minyak kulit jeruk (citrus peel
oil). Minyak atsiri kulit jeruk banyak dimanfaatkan oleh industri kimia parfum,
menambah aroma jeruk pada minuman dan makanan, serta di bidang kesehatan
digunakan sebagai anti oksidan dan anti kanker. (Ahmad Fathur, 2013).
Minyak kulit jeruk
merupakan minyak aromatis yang terdapat pada gland di bagian kulit buah jeruk. Kandungan
minyak atsiri pada kulit jeruk sebesar 2,49 %. Secara kimiawi, pada kulit jeruk
terkandung minyak atsiri yang terdiri atas komponen seperti terpen, sesquiterpen,
aldehida, ester dan sterol. (Naibaho, 2010). Komponen-komponen minyak atsiri
kulit jeruk yang terkandung secara umum ditunjukkan pada tabel berikut.
Komponen-komponen minyak atsiri kulit jeruk
|
Komponen
|
Kadar (%)
|
|
Limonene
|
95
|
|
Myrcene
|
2
|
|
Noctanal
|
1
|
|
Pinene
|
0.4
|
|
Linalool
|
0.3
|
|
Decanal
|
0.3
|
|
Sabiene
|
0.2
|
|
Terpinene
|
0.1
|
|
Neral
|
0.1
|
|
Dodecanal
|
0.1
|
|
Senyawa lain
|
0.5
|
(Kurniawan dkk., 2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar